BogorKasohor

Explorer by Recommended Tags

#WisataAlam #KulinerBogor #Staycation

Learn More About Bogor

ALAM BOGOR

BUDAYA LOKAL

Median Jalan Bomang Bogor Jadi Lahan Ketahanan Pangan, 253 Siswa Ikut Eduwisata Pertanian

Admin

13 Sep 2026 • 23:53 WIB

3 MIN READ 37

Kawasan median Jalan Bomang dimanfaatkan sebagai lahan ketahanan pangan

BOGOR, 14 September 2026 — Median Jalan Bojonggede-Kemang atau Bomang, Kabupaten Bogor, terus dikembangkan sebagai lahan pertanian produktif sekaligus ruang belajar terbuka. Pemerintah Kabupaten Bogor bersama TNI mendorong kawasan tersebut menjadi eduwisata ketahanan pangan yang mengenalkan pertanian secara langsung kepada pelajar.

Bomang Tidak Lagi Sekadar Median Jalan

Kawasan median Jalan Bomang kini dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian. Pengelolaan lahan dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan kelompok tani, unsur TNI, dan perangkat daerah terkait. Tanaman yang dikembangkan menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan lahan sekaligus memperkuat ketahanan pangan.

Pada Minggu, kawasan tersebut menerima kunjungan perdana 253 siswa dari sejumlah sekolah di sekitar Bomang. Para pelajar tidak hanya melihat lahan pertanian, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung mengenai tanaman pangan, kebersihan lingkungan, serta proses merawat tanaman.

Konsep ini membuat kawasan pertanian memiliki fungsi tambahan sebagai ruang edukasi. Anak-anak dapat melihat bahwa ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan produksi, tetapi juga membutuhkan kebiasaan menjaga lingkungan dan memahami proses budidaya.

Pertanian Menjadi Ruang Belajar

Program eduwisata ketahanan pangan Bomang diarahkan sebagai pembelajaran di luar kelas. Pelajar diajak mengenal tanaman, melihat aktivitas petani, dan memahami mengapa lahan harus dirawat secara konsisten.

Kegiatan seperti ini dapat menjadi jembatan antara materi pendidikan dengan kondisi nyata di lapangan. Konsep pertanian yang selama ini mungkin hanya dipelajari melalui buku dapat dilihat langsung oleh siswa dalam bentuk lahan, tanaman, pengairan, dan kegiatan pemeliharaan.

Pemkab Bogor berharap kunjungan perdana tersebut dapat menjadi awal keterlibatan lebih banyak sekolah. Jika pengembangan berjalan konsisten, kawasan Bomang berpotensi menjadi salah satu ruang edukasi lingkungan dan pertanian yang dekat dengan masyarakat.

Satgas Dorong Produktivitas Lahan

Selain fungsi edukasi, produktivitas lahan tetap menjadi perhatian. Satgas Pengawal Indonesia Emas Han Pangan Korem 061/Suryakancana melakukan pembagian tugas kelompok tani, penyiraman, perawatan, pembuatan bedengan, hingga pengolahan parit.

Pada sejumlah area, tanaman cabai dan tomat telah ditanam dengan lubang tanam yang dilengkapi mulsa. Penataan saluran air juga dilakukan agar pengelolaan lahan dapat berjalan lebih teratur, terutama ketika kebutuhan penyiraman meningkat.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan di ruang publik membutuhkan pengelolaan yang terencana. Bukan hanya menanam, tetapi juga memastikan tanaman mendapat air, lahan terawat, dan hasilnya dapat berkembang.

Harapan untuk Ketahanan Pangan Bogor

Pemanfaatan median jalan sebagai lahan pertanian menjadi contoh bagaimana ruang yang sebelumnya memiliki fungsi terbatas dapat diberi nilai tambah. Selain menghasilkan komoditas, kawasan tersebut juga dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi muda.

Kolaborasi antara pemerintah, TNI, kelompok tani, sekolah, dan masyarakat menjadi faktor penting agar program tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Konsistensi perawatan akan menentukan apakah lahan dapat terus produktif.

Bagi Kabupaten Bogor, pengembangan Bomang sebagai eduwisata ketahanan pangan memiliki dua sisi manfaat. Satu sisi berkaitan dengan produksi dan pemanfaatan lahan, sementara sisi lain membangun pengetahuan masyarakat tentang pertanian, lingkungan, dan ketahanan pangan.

FAQ

Berapa siswa yang mengikuti kunjungan perdana ke Bomang?

Sebanyak 253 siswa dari sejumlah sekolah di sekitar kawasan Bomang mengikuti kunjungan perdana eduwisata ketahanan pangan.

Apa yang dipelajari siswa?

Siswa diajak melihat aktivitas pertanian, mengenal tanaman pangan, menjaga lingkungan, dan memahami proses perawatan tanaman.

Siapa yang mengelola kawasan tersebut?

Pengelolaan melibatkan Pemkab Bogor, TNI, kelompok tani, dan sejumlah perangkat daerah terkait.

Sumber berita: ANTARA News Megapolitan — https://megapolitan.antaranews.com/berita/549773/pemkab-bogor-jadikan-median-jalan-bomang-eduwisata-ketahanan-pangan

Sumber foto: ANTARA/HO-Humas Pemkab Bogor