BogorKasohor

Explorer by Recommended Tags

#WisataAlam #KulinerBogor #Staycation

Learn More About Bogor

ALAM BOGOR

BUDAYA LOKAL

Jalan Dramaga Bogor Segera Dibeton, Proyek Rp5 Miliar Mulai Dikerjakan Pekan Ini

Admin

07 Okt 2026 • 00:28 WIB

4 MIN READ 18

BogorKasohor.com – Kabar mengenai perbaikan Jalan Dramaga kembali menjadi perhatian masyarakat Kabupaten Bogor. Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan proses betonisasi ruas Jalan Dramaga akan segera dimulai setelah seluruh tahapan perencanaan dan pengadaan barang serta jasa selesai. Proyek ini menjadi sorotan karena kondisi jalan tersebut selama ini sering dikeluhkan masyarakat dan beberapa kali ramai diperbincangkan di media sosial. Pemerintah Kabupaten Bogor mengalokasikan anggaran sekitar Rp5 miliar dari APBD 2026 untuk paket rekonstruksi Jalan Dramaga atau ruas batas Kota Bogor-Ciherang, Kecamatan Dramaga. Anggaran tersebut berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bogor dan diarahkan untuk memperbaiki kondisi jalan agar lebih layak digunakan masyarakat.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan bahwa pekerjaan fisik dapat segera dilakukan setelah mekanisme perencanaan dan pengadaan selesai. Pemerintah berharap betonisasi dapat dimulai pada pekan ini atau paling lambat pekan berikutnya. Kepastian tersebut menjadi kabar yang dinantikan warga karena Jalan Dramaga merupakan salah satu jalur penting yang menghubungkan aktivitas masyarakat di kawasan Dramaga dengan wilayah Kota Bogor dan sekitarnya. Sebelum masuk tahap pelaksanaan, proyek tersebut sempat mengalami proses pengadaan yang tidak langsung berjalan mulus. Tender sebelumnya dinyatakan gagal sehingga pemerintah harus melakukan tender ulang pada September 2026.

Setelah tahapan pengadaan selesai, pemerintah kemudian dapat melanjutkan ke tahap pekerjaan fisik. Bagi masyarakat, proses administrasi tersebut mungkin terlihat panjang, terutama karena kondisi jalan yang rusak sudah menjadi keluhan dalam waktu yang cukup lama. Namun pemerintah daerah menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur menggunakan anggaran daerah harus mengikuti tahapan perencanaan dan pengadaan sesuai mekanisme yang berlaku. Betonisasi dipilih sebagai bagian dari rekonstruksi untuk meningkatkan kualitas dan ketahanan jalan. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, pemerintah berharap mobilitas masyarakat dapat berlangsung lebih aman dan nyaman.

Perbaikan juga diharapkan memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, perdagangan, dan transportasi yang bergantung pada akses jalan tersebut. Jalan Dramaga memiliki karakter lalu lintas yang cukup padat karena menjadi salah satu akses masyarakat menuju berbagai fasilitas di sekitar Dramaga dan perbatasan Kota Bogor. Karena itu, pekerjaan konstruksi nantinya perlu memperhatikan kelancaran arus kendaraan. Pengaturan lalu lintas selama proses pengerjaan menjadi salah satu hal yang perlu dipersiapkan agar proyek tidak menimbulkan gangguan yang lebih besar bagi pengguna jalan. Selain Jalan Dramaga, Pemkab Bogor juga sedang menangani sejumlah ruas jalan lain yang mengalami kerusakan. Pemerintah menyebut luas wilayah Kabupaten Bogor membuat pembangunan infrastruktur tidak dapat diselesaikan secara bersamaan.

Penanganan dilakukan bertahap berdasarkan kebutuhan, perencanaan, serta kemampuan anggaran daerah. Salah satu program lain yang turut disebut pemerintah adalah penanganan jalan di Kecamatan Nanggung. Ruas tersebut juga sempat mendapat perhatian masyarakat setelah muncul aspirasi terkait kondisi jalan. Pemerintah kemudian memproses penanganannya hingga memasuki tahap pelaksanaan. Di wilayah lain, pembangunan juga dilakukan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah atau IJD. Salah satu ruas yang menjadi perhatian adalah jalur yang menghubungkan Citeureup dengan Sukamakmur. Ruas tersebut disebut telah lama dikeluhkan masyarakat dan pembangunan berlangsung dalam periode 2025 hingga 2026. Wilayah Bogor Barat juga menjadi bagian dari agenda perbaikan infrastruktur. Sejumlah ruas di Parungpanjang sebelumnya mengalami kondisi yang dikeluhkan warga. Pemerintah menyatakan perbaikan terus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan dan prioritas daerah. Kabar betonisasi Jalan Dramaga menjadi penting bukan hanya karena nilai proyeknya, tetapi karena memperlihatkan respons pemerintah terhadap keluhan masyarakat. Infrastruktur jalan memiliki pengaruh langsung terhadap kegiatan harian warga. Jalan yang rusak dapat meningkatkan waktu perjalanan, biaya kendaraan, risiko kecelakaan, serta mengganggu distribusi barang dan aktivitas ekonomi.

Di sisi lain, masyarakat juga perlu mengawal kualitas pelaksanaan proyek. Setelah pekerjaan dimulai, perhatian publik tidak berhenti pada proses pembangunan, tetapi juga pada kualitas material, ketepatan waktu, keselamatan pekerja, pengaturan lalu lintas, serta daya tahan jalan setelah selesai. Pengawasan masyarakat dapat menjadi bagian penting untuk memastikan anggaran yang digunakan memberikan manfaat maksimal. Pemkab Bogor menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara bertahap karena kebutuhan di Kabupaten Bogor sangat luas.

Pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun daerah dan mendukung proses pembangunan yang sedang berlangsung. Dengan kepastian dimulainya pekerjaan betonisasi, masyarakat kini menunggu perubahan nyata pada kondisi Jalan Dramaga. Jika pelaksanaan berjalan sesuai rencana, perbaikan ini diharapkan dapat memberikan akses jalan yang lebih aman, nyaman, dan tahan lama bagi warga Bogor.

Perkembangan Jalan Dramaga menjadi salah satu topik yang layak terus dipantau karena keberhasilan proyek bukan hanya diukur dari dimulainya pekerjaan, tetapi juga dari kualitas hasil akhir dan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Warga berharap jalan yang selama ini viral karena kondisinya tersebut dapat segera berubah menjadi contoh perbaikan infrastruktur yang benar-benar menjawab kebutuhan publik.