BogorKasohor

Explorer by Recommended Tags

#WisataAlam #KulinerBogor #Staycation

Learn More About Bogor

ALAM BOGOR

BUDAYA LOKAL

Pengecekan Kali Citempuhan Rumpin: Air Keruh Diduga Dipicu Pekerjaan Bronjong

Admin

25 Aug 2026 • 04:28 WIB

3 MIN READ 52

BogorKasohor – Kondisi air Kali Citempuhan di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, yang belakangan terlihat keruh mendapat perhatian dari pemerintah kecamatan. Menyusul laporan masyarakat yang beredar secara langsung maupun melalui media sosial, petugas Satpol PP Kecamatan Rumpin turun ke lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya.

Pengecekan dilakukan setelah muncul dugaan bahwa perubahan warna air tersebut berkaitan dengan pencemaran lingkungan. Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh petugas di lapangan, kekeruhan air diduga terjadi akibat aktivitas pemasangan bronjong di sekitar aliran kali.

Kepala Unit Satpol PP Kecamatan Rumpin, Suwardi, mengatakan kondisi air yang keruh memang ditemukan saat petugas melakukan pemeriksaan.

Menurut keterangan warga di sekitar lokasi, perubahan kondisi air terjadi bersamaan dengan adanya pekerjaan pemasangan bronjong.

“Dari keterangan warga sekitar, air Kali Citempuhan berubah jadi keruh karena ada pekerjaan pemasangan bronjong. Jadi bukan akibat adanya pencemaran,” ujar Suwardi.

Pekerjaan tersebut diduga menyebabkan material tanah atau sedimen terbawa ke aliran air sehingga kondisi Kali Citempuhan untuk sementara terlihat lebih keruh.

Laporan Warga Langsung Ditindaklanjuti

Camat Rumpin, Icang Aliudin, mengatakan informasi mengenai kondisi Kali Citempuhan diterima dari masyarakat melalui berbagai saluran, termasuk laporan langsung dan media sosial.

Setelah menerima informasi tersebut, pihak kecamatan segera meminta petugas Satpol PP untuk melakukan pengecekan langsung.

“Informasi sebelumnya kami terima dari masyarakat, baik secara langsung maupun melalui akun media sosial. Saya sudah meminta petugas untuk mengecek langsung ke lokasi,” kata Icang, Senin, 24 Agustus 2026.

Menurutnya, setiap informasi yang berkaitan dengan kondisi lingkungan perlu ditindaklanjuti agar pemerintah dapat memperoleh gambaran langsung mengenai situasi di lapangan.

Langkah tersebut juga dilakukan untuk memastikan informasi yang berkembang di tengah masyarakat tidak menimbulkan kesimpulan yang terburu-buru.

Masyarakat Diminta Tidak Terburu-buru Menyimpulkan

Icang mengingatkan masyarakat agar tetap bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang berkaitan dengan dugaan pencemaran lingkungan.

Menurutnya, informasi yang belum melalui pemeriksaan langsung berpotensi menimbulkan spekulasi dan polemik apabila disebarkan tanpa disertai fakta yang jelas.

“Kita ingin semua pihak bijak dalam menerima informasi sehingga tidak menimbulkan spekulasi dan polemik di tengah masyarakat,” jelasnya.

Pemerintah Kecamatan Rumpin melalui petugas terkait telah melakukan pengecekan sebagai tindak lanjut atas laporan warga. Berdasarkan keterangan yang diperoleh di lokasi, kondisi air Kali Citempuhan yang keruh diduga berkaitan dengan aktivitas pemasangan bronjong di sekitar aliran sungai.

Meski demikian, perhatian terhadap kondisi lingkungan tetap penting dilakukan. Masyarakat juga diharapkan dapat menyampaikan laporan apabila menemukan perubahan kondisi lingkungan yang dianggap berpotensi mengganggu atau menimbulkan dampak bagi warga.

Dengan adanya pengecekan langsung, informasi mengenai Kali Citempuhan diharapkan dapat dipahami berdasarkan kondisi dan keterangan yang diperoleh di lapangan, bukan semata-mata berdasarkan dugaan yang berkembang di media sosial.